Lingkar Flores, Nusa Tenggara Timur

Pernah gak menggambar itinerary/rencana perjalananmu?

Saya pernah dong. Nih...

Kiri-Kanan : Pulau Bali, Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Flores

Mmhh, Sketsa itu dibuat bulan Oktober 2013. Hampir 2 tahun yang lalu. Iya, waktu itu dapat tantangan ‘hari sketsa’ dari teman kantor. Ya langsung kepikiran untuk menggambar itinerary ku untuk keliling Pulau Sumbawa dan Pulau Flores.

You see that cute komodo the dragon? J.

Kenapa komodo? Jadi ceritanya gini, Sekitar tahun 2007, saya ketemu supervisor waterpark equipment asal Canada. He was 23 yo. Pas ditanya ingin liburan kemana? Dia bilang sangat ingin lihat Komodo the Dragon. Sesuatu yang saya sendiri tidak pernah terbayangkan ketika itu. Berjalannya waktu, pulau Flores dan Komodo masuk dalam bucket list trip ku. Dan jadilah ketika 2013, rencana itu dimatangkan.
Browsing-browsing internet, eh malah nemu tulisan di salah satu blog, http://catatandeem.blogspot.com/, yang punya itinerary sama dengan yang saya bayangkan. Hebatnya, penulis blog itu seorang wanita. Daann, dia ke flores sendirian. Ketemu temen2 baru foreigner di kapal yang dia ikut sewa sharing keliling kepulauan Komodo. Inspiring…
Ok, allow me to explain my itinerary illustration. 

Hari ke 1 dan ke 2
That time, I was planning to start the trip from Ende.  The city on east side Flores island. Rencana mengunjungi Rumah Pengasingan Presiden Pertama Indonesia Pak Sukarno. Setelah itu, sore hari akan menuju ke Desa Moni. Desa di kaki gunung Kelimutu. Ya, pastinya untuk hunting sunrise di Danau (Crater) Kelimutu keesokan harinya. Ok. Setelah dari Kelimutu, langsung kembali ke Ende, langsung lanjut perjalanan kea rah Barat menuju Bajawa. Itu juga kalau sempat bisa bermalam di sana. Menurut cerita, sepanjang perjalanan di Bajawa itu pantainya indah. Let see…

Hari ke 3 sampai hari ke 5 
Setelah itu tetap mengarah ke Barat, Ke Kota Ruteng. Dari Ruteng menuju ke arah Selatan. Ke Dintor dan Denge. Desa terakhir sebelum ke Waerebo. Tuh sketsa rumah tradisionalnya saya gambar pula. Menuju Waerebo ini membutuhkan trekking sekitar 3 jam dan tentunya mengejar sunrise di sana.


Hari ke 6 - hari ke 10,
Keesokan harinya, kembali ke Ruteng dan melanjutkan perjalanan ke Labuan bajo. Perjalanan memakan waktu sekitar 6-8 jam menggunakan motor. Di kota kecil ini ada goa cermin, air terjun… dan tentunya hunting sunset dari bukit yang terletak tepat di belakang kota ini. Hari berikutnya melakukan Live on Boat. MMhh, hoping island di kepulauan Komodo. Keliling ke pulau Padar, Gili Lawa dan pulau Kanawa.

Hari ke 11- ke 15,
Ok, kembali ke Labuan Bajo, rencana ambil kapal yang menuju kota Bima. Sampailah di pulau Sumbawa. Dari Bima, saya rencana menuju langsung ke Gunung Tambora. Bermalam di gunung dan mengejar sunrise di puncak Tambora pastinya. Sepulangnya dari sana, kalau sempat akan mampir ke Pulau Satonda. Anyway, ada mitos, kalau berdoa di Pulau ini, katanya doa kita langsung dikabul loh..
Dari Pulau Sumbawa, rencana menyebrang ke Pulau Lombok. Langsung pulang deh ke Jakarta.


Tappiii, sepertinya semua itu perlu waktu sekitar 15 hari. Gak mungkin dapat cuti sebanyak itu. Well, InsyaaAllah, sehabis lebaran ini, saya akan menjalani sebagian itinerary tersebut. Ya hanya  ke Pulau Flores dan Keliling Kepulauan Komodo. Sumbawa, Tambora, dan Satondanya kapan-kapan saja karena terbatasnya waktu cuti J

Ntar pasti bikin blog sebagai laporan. See you on next trip. Keep Travel.

Komentar

Postingan Populer