Perlengkapan Yang Membuat Pendakian Gunung Menjadi Nyaman.

Mendaki gunung adalah kegiatan olahraga normal yang aman dan nyaman. 
Setuju?

Savana di Jalur Pendakian Rinjani melalui Desa Aik Berik.



Mungkin banyak orang tua yang khawatir terhadap kondisi putra-putrinya ketika mendengar kata-kata "naik gunung'. Ya wajar saja, karena memang banyak dari kita jarang mempersiapkan peralatan dengan baik. Sehingga perjalanan naik gunungpun menjadi tidak aman, tidak nyaman, dan banyak peserta pendakian yang sakit di jalan.

Di luar negeri, seperti di Norwegia dan bahkan di Gunung Kinabalu-Malaysia, mendaki gunung menjadi aktifitas sehat dan menyenangkan. Rahasianya adalah peserta diharuskan membawa perlengkapan pendakian yang lengkap sehingga aktifitas ini menjadi lancar dan bisa kembali ke rumah dengan sehat.

Blog ini mencoba menginformasikan perlengkapan apa saja yang bisa membuat pendakian kita nyaman. Ok, kita bahas perlengkapan yang menempel di badan kita dulu ya, karena tubuh kita harus dilindungi agar berada pada kondisi fit sampai kegiatan selesai.  Kita mulai bahas hal tersebut dari bagian atas kepala.

I. Bagian Kepala

Benda dan perlengkapan penting yang harus ada adalah: Topi Gunung.
Kepala kita menjadi bagian penting yang harus dilindungi. Banyak kejadian ketika kepala terkena sinar matahari langsung, kita menjadi pusing. Gunakan topi gunung yang nyaman di kepala dan bisa melindungi kepala dari panas. Banyak topi gunung yang juga menyediakan pelindung leher dan wajah. Hal ini akan berguna agar kulit leher dan bagian belakang kepala tidak panas dan tidak terkena matahari langsung. Takut kulit menghitam, Cyiin!
Tidak ada salahnya juga kita menggunakan sun-block ketika mulai pendakian. Banyak jalur gunung yang terbuka. Seperti pendakian Gunung Rinjani Jalur Sembalun dan atau pendakian Gunung Binaiya. Topi gunung seperti gambar di bawah ini sangat berguna  untuk digunakan pada jalur tersebut.

 
Topi gunung yang ideal untuk pendakian. sumber: internet.



II. Bagian Badan Atas


Kita harus mencari pakaian yang paling nyaman untum mendaki gunung. Menurut saya, pakaian kaos dry-fit lengan panjang sangat cocok digunakan. Carilah warna-warna cerah. Tujuannya adalah agar mudah dilihat dari jauh dan warna-warna cerah sangat bagus kalau difoto. Kaos lengan panjang juga bisa melindungi kita dari sengatan matahari langsung. Ya siapa tau kamu juga takut kulitnya menghitam. Kita bisa mendapatkan kaos jenis ini di toko-toko olahraga ataupun toko perlengkapan outdoor. Kaos dry-fit dengan kualitas bagus, biasanya juga sudah menawarkan 'free odor'. Yaitu bahan kaosnya bebas bau keringat. 



Kaos dry-fit untuk medaki gunung. Sumber gambar dari internet.
 


Jangan khawatir soal cuaca dingin ketika menggunakan kaos dengan bahan ini. Begini alasannya. Pada awal pendakian, biasanya kita mulai pada ketinggian gunung yang masih rendah. Udara dingin belum terlalu terasa pada level ini. Percaya deh, ketika berjalan mendaki, badan kita aktif gerak. Sehingga badan kita akan mengeluarkan panas tubuh. Udara dingin belum terlalu terasa di badan. Kalau kita berhenti untuk beristirahat, misal saja berhenti sekitar 15 menit, segera lepas kaos ini dan ganti dengan kaos baru yang kering. Tunggu sampai uap panas dari tubuh kita keluar dahulu. Barulah gunakan jaket tebal kalau memang udara mulai terasa dingin. 
Kita bisa mengganti baju dengan kaos sebelumnya ketika mulai berjalan mendaki lagi. Pada kondisi ideal, kaos dry-fit yang kita gunakan sebelumnya sudah mulai kering kembali seperti awal. 

Memang terkesan merepotkan, tetapi mengganti kaos basah dengan kaos kering akan menjaga panas tubuh kita tetap baik dan menghindari serangan hipotermia. Tau gak sih, kalau hipotermia menjadi alasan terbanyak yang membuat pendaki jatuh sakit bahkan sampai meninggal. 

Jaket tebal tidak perlu digunakan ketika mendaki. Apalagi pada cuaca yang tidak dingin dan di alam terbuka. Kalau kita menggunakan jaket, keringat kita tidak bisa keluar. Akibatnya bagian dalam jaket kita menjadi lembab dan basah. Keadaan tersebut bisa membuat pendakian tidak nyaman. Pakailaj jaket tebal ketika pendakian sedang berhenti istirahat ataupun ketika sudah berhenti mendaki dan bersiap camping. Karena pada saat tersebut, suhu tubuh kita menurun dan udara di sekitar juga sudah dingin. Jadi jaket tebal dengan kondisi kering akan sangat berguna untuk melindungi tubuh.

Bagaimana kalau summit attack?
Summit attack biasanya dilakukan selepas tengah malam di ketinggian gunung yang mendekati puncak. Udara dipastikan sangat dingin. Kita bisa menggunakan jaket tebal pada awal summit attack sambil menunggu suhu tubuh kita naik. Di pertengahan jalan, kitq bisa melepas jaket tebal. Kalau perlu, kita bisa menggantinya dengan jaket tipe wind-proof. Yaitu jaket yg tipis tetapi bisa menahan hembusan angin. Pakai kembali jaket tebal ketika kita beristirahat sejenak agar tidak terserang hipotermia di ketinggian gunung. Dan buka kembali jaket tebal ketika melanjutkan perjalanan. 


Sarung Tangan.
Kita bisa menggunakan sarung tangan kalau diperlukan. Menurut saya, gunakanlah sarung tangan tipis saja ketika berjalan mendaki. Sarung tangan tipis lebih ditujukan kepada melindungi tangan kita ketika berjalan di dalam hutan agar tidak terkena ranting yang tajam. Sarung tangan tipis juga digunakan untuk perlindungan telapak tangan kita ketika memegang tongkat mendaki / trekking pole.



Sarung tangan dengan bahan yang lebih tebal, misal sarung tangan yang berbahan polar pada bagian dalam, bisa digunakan ketika berkemah. Udara gunung bisa berada sangat dingin pada kondisi malam hari.


III. Bagian Badan Bawah

Celana juga menjadi faktor penting ketika mendaki. Gunakanlah celana panjang dengan bahan untuk aktifitas luar ruangan (outdoor). Celana training dan/atau celana untuk lari bisa digunakan. Jangan gunakan celana jeans atau celana yang terlalu ketat. Saran tambahan, gunakanlah celana dengan warna selain hitam karena celana berwarna hitam akan menyerap panas dan pastinya membuat perjalanan tidak nyaman. Carilah celana dengan bahan yang mudah dibersihkan. Karena pada jalur tertentu, apalagi mendaki di musim hujan, celana kita akan terkena tanah dan mudah kotor. Merk dari luar negeri sudah banyak menawarkan celana outdoor dengan tipe breath-able. Celana tersebut bisa menyalurkan panas tubuh dengan baik dan cepat kering.

celana outdoor dengan bahan strech-able. Sumber gambar diambil dari internet.

Kaos Kaki dan Sepatu Trekking.
Hal penting lain ketika mendaki gunung adalah harus menggunakan sepatu yang cocok untuk mendaki. Tentunya dengan menggunakan kaos kaki. Dengan menggunakan sepatu, kita bisa mendaki dengan nyaman dan menghindari gigitan lintah dan/atau pacet. Carilaj sepatu gunung dengan ukuran yang sesuai dengan kakimu. Karena kalau sepatu tidak cocok, kakimu juga bisa lecet. Sepatu trekking berbeda dengan sepatu boot buat kegiatan baris-berbaris. Sepatu trekking ideal biasanya memiliki bentuk sol yang kuat dengan pola sol yang tinggi. Sehingga sepatu tersebut tidak licin ketika berada di tanah basah. Pada kualitas yang lebih bagus, sepatu trekking biasanya dilengkapi dengan bahan yang tahan air. Bahan dengan tipe tekstil Gore-tex yang bisa menahan masuknya air dari luar. Kita juga membutuhkan sepatu gunung yang ringan.










Sangat tidak disarankan mendaki dengan sendal gunung, apalagi sendal jepit. Karena ketika mendaki di gunung Indonesia, kita akan berada di dalam hutan hujan tropis. Pada gunung-gunung yang masih alami, banyak pacet dan/atau lintah yang siap menyerang kaki kita. Berikut video sederhana yang memperlihatkan serangan pacet pada kaki yang tidak dilindungi.


Berikut beberapa perlengkapan tambahan di luar pakaian yang melekat pada tubuh kita yang dapat membuat kegiatan outdoor menjadi lebih nyaman.

1. Payung


Mendaki sambil membawa payung, kenapa tidak? 
Payung sangat berguna untuk melindungi tubuh kita dari hujan. Payung lipat menjadi peralatan sederhana yang cocok untuk mendaki gunung. Menurutku, payung lebih efektif dibanding dengan jas hujan / rain coat. Jas hujan yang tersedia di pasaran belum ada yang bisa menyalurkan panas tubuh keluar baju. Jadinya, jas hujan menahan panas tubuh kita di dalam. Sehingga bagian dalam jas hujan menjadi basah karena keringat. Dan baju yang kita pakaipun menjadi lembab dan basah. Payung juga bisa melindungi kita dari sengatan panas matahari. 

Pendaki menggunakan payung. Sumber gambar: setapakkecil.com

Penggunaan payung menjadi kurang efektif ketika jalur pendakiannya memiliki tingkat kecuraman tinggi. Seperti pada jalur pendakian Gunung Kerinci. Ada bagian jalur yang membuat pendaki harus memanjat tanah melalui akar pohon. Tetapi bagian tersebut tidak banyak. Kita bisa membayangkan pada kondisi tersebut, menggunakan jas hujan pun menjadi tidak efektif karena menghalangi pergerakan kaki dan terutama membuat pakaian di bagian dalam menjadi basah lembab. 

2. Gaiter

Berdasarkan pengalaman, Gaiter menjadi berguna ketika kita mendaki di gunung dengan jalur kerikil dan/atau pasir. Gaiter bisa menghalangi pasir dan kerikil masuk ke dalam sepatu kita. Pernah merasakan bagaimana repotnya mendaki menuju Puncak Rinjani ataupun Puncak Mahameru? tanpa gaiter, pasir dan kerikil akan mudah masuk sepatu dan menghalangi pergerakan kita karena kerikil terasa mengganjal dan menusuk kulit kaki. 

gaiter. sumber dari internet.

3. Trekking pole / Tongkat Pendakian 
Tongkat ini berguna bagi pendaki khususnya di jalur berpasir dan kerikil. Tongkat ini bisa menjadi tumpuan tubuh pendaki terutama ketika jalur menanjak dengan kemiringan tinggi. Bagi beberapa pendaki, tongkat ini bisa lebih menjaga keseimbangan badan sehingga terhindar dari terpeleset karena jalanan licin. 
ilustrasi penggunakan Trekking Pole. Sumber: internet.


Demikian beberapa hal dan peralatan yang bisa membuat pendakian gunung menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. So, kenapa khawatir mendaki? Asal semua perlatan dipersiapkan dengan baik, insyaAllah pendakian kita lancar dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat.
Happy Hiking!







Komentar

Farhan Journey mengatakan…
Gambarnya bagus gunung rinjani, mampir ke blog ku, www.heymembaca.site
gillnegara mengatakan…
Hi Farhan Journey,

Makasih udah mampir. foto pertama adalah hasil fotoku sendiri.


thank you.

Postingan Populer